Kuasa Kata-Katamu
Anak – Ku,
Hidup dan mati dikuasai lidah! Apapun kesulitan yang engkau hadapi sekarang ini, diciptakan oleh kata-kata yang telah engkau ucapkan di masa yang lampau. Kata-kata mengandung sesuatu, kata-kata mengandung kuasa kreatif. Aku menciptakan dunia dengan kata-kata. Bumi belum berbentuk dan kosong, dan Aku berfirman, “Jadilah terang”… lalu terang itu jadi ! Aku berfiman, “Jadilah cakrawala di tengah segala air”, dan jadilah demikian ! Kata-kata adalah kuasa yang kreatif. Sama seperti Aku mencipta dengan kata-kataKu, begitu pula engkau mencipta dengan kata-katamu. Dengan kata-katamu engkau memilih temanmu, engkau memilih apa yang engkau makan di restoran, engkau memilih rumah yang akan engkau beli, engkau memilih pekerjaan yang akan engkau miliki dan engkau memilih orang yang akan engkau nikahi. Selalu ada pilihan … Engkau bisa berkata “Ya” atau “Tidak”. Engkau mengatakan “Ya, saya bersedia” dan orang yang berdiri di sampingmu menjadi pasangan hidupmu. Tidak berkata apa-apa akan berarti “Tidak”. Engkau bahkan memilih Allahmu dengan kata-kata yang engkau ucapkan. Jika engkau mengaku Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamatmu, maka Akulah Allahmu. Jika engkau menolakKu dengan mengatakan “Tidak” atau hanya diam saja, maka engkau memilih allah lain sebagai allahmu.
Renungkanlah hidupmu sekarang juga … Apakah ada orang yang marah padamu ? Apakah engkau marah pada seseorang ? Apakah engkau dapat menelusuri kembali penyebab kemarahan itu ? Pastilah kata-kata, bukan ? … Seseorang mengatakan sesuatu dan engkau merespons dan kemudian mereka juga merespons – dan mulailah suatu lingkaran setan.
Pikirkanlah saat-saat engkau dilukai. Apa yang menyebabkan engkau terluka ? Engkau terluka karena seseorang mengatakan sesuatu yang menyakitkan kepadamu atau karena mereka lalai mengatakan sesuatu yang baik kepadamu.
Kata-kata… Kata-kata memiliki kuasa ! Engkau membuat orang bahagia atau sedih dengan kata-kata yang engkau katakan pada mereka. Orang yang dapat mengendalikan lidahnya membuktikan bahwa dia telah mempu mengendalikan dirinya. Serahkanlah lidahmu pada pengendalian Roh Kudus. Penuhi dirimu setiap hari dengan FirmanKu.. dan lihatlah, lidahmu akan memberkati hidupmu dan orang lain.
Kasihmu, Tuhan
(Disadur dari Buku “ Surat Cinta dari Tuhan “, Bonnie G. Schluter)